SIDOARJO || KASTV Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., bergerak cepat memastikan warga terdampak bencana dan masyarakat miskin ekstrem segera mendapatkan hunian layak. Hal ini ditunjukkan melalui inspeksi mendadak (Sidak) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Tarik dan Krian, pada Minggu (30/11/2025).
Aksi blusukan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memperkuat kolaborasi bersama pemangku kepentingan untuk akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lokasi pertama yang disasar adalah rumah milik Sudarmo di Desa Sebani, Kecamatan Tarik. Rumah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin puting beliung dua pekan lalu.
Melihat kondisi atap dan plafon yang hancur, Bupati Subandi langsung mengambil tindakan tegas.
Sidak kemudian dilanjutkan ke Desa Tropodo, Kecamatan Krian, mengunjungi rumah milik Masriyah. Kondisi rumah Masriyah juga memprihatinkan, dengan struktur bangunan yang rapuh dan membahayakan penghuninya.
"Saya melihat rumah Masriyah betul-betul butuh perbaikan. Atapnya sudah kropos dan tembok kanan kiri plesternya mulai rapuh," ungkap Subandi.
Subandi menekankan urgensi perbaikan, terutama mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan. Ia kembali menegaskan koordinasi dengan Baznas agar renovasi dapat segera dilaksanakan.
"Saya koordinasi dengan Baznas untuk segera melakukan perbaikan mengingat sekarang musim penghujan," tuturnya.
Dalam kegiatan sidak ini, Bupati H. Subandi didampingi langsung oleh jajaran Dinas Sosial Sidoarjo, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) setempat.
Kehadiran tim lengkap ini menunjukkan upaya serius Pemkab Sidoarjo dalam mempercepat proses birokrasi dan eksekusi bantuan. Pemkab Sidoarjo berharap proses renovasi dapat segera tuntas agar keluarga penerima manfaat bisa tinggal di rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak.
Melalui kolaborasi intensif antara pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, program renovasi RTLH ini diharapkan tidak hanya bersifat reaktif terhadap bencana, tetapi juga progresif dalam memperluas jangkauan dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo secara keseluruhan.(*)


