SURABAYA || KASTV -Organisasi Masyarakat (Ormas) MADAS Sedarah menggelar acara akbar pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur dan DPD Surabaya di Surabaya pada Minggu (30/11/2025). Momen bersejarah ini ditandai dengan pengukuhan pengurus baru dan peluncuran program kemanusiaan monumental: peresmian 14 unit ambulans gratis yang siap melayani masyarakat di seluruh penjuru Jawa Timur.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat persaudaraan, mengukuhkan Nurul Hidayat, S.H. sebagai Ketua DPD MADAS Sedarah Jawa Timur dan M. Sahri sebagai Ketua DPD Surabaya. Sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk para sesepuh MADAS Sedarah, pimpinan ormas se-Jawa Timur (AMI, IPPAMA, Grib), serta perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya, menandakan dukungan luas terhadap konsolidasi organisasi ini.
Di antara seluruh rangkaian agenda, peresmian armada 14 unit ambulans menjadi sorotan utama yang mencerminkan komitmen sosial organisasi yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP MADAS Sedarah, Bung Taufik. Program ini secara tegas menjadi bukti bahwa kiprah MADAS Sedarah melampaui sekadar konsolidasi komunitas, tetapi juga berfokus pada aksi nyata di bidang kemanusiaan.
Bung Taufik menegaskan bahwa seluruh armada ambulans tersebut dapat diakses oleh masyarakat secara gratis selama 24 jam penuh. Unit-unit ambulans ini telah disebar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, terutama di wilayah dengan populasi komunitas Madura yang signifikan, namun layanannya terbuka untuk seluruh warga Jatim.
“Ambulans ini adalah bentuk kepedulian MADAS Sedarah kepada seluruh masyarakat. Siapa saja yang membutuhkan, kapan saja, silakan gunakan. Tidak ada biaya, tidak ada syarat,” tegas Bung Taufik.
Ia menambahkan, “Hubungi kantor MADAS Sedarah terdekat di setiap kecamatan. Semoga ini menjadi manfaat yang nyata.”
Layanan ambulans gratis ini mencakup kebutuhan darurat, rujukan rumah sakit, dan layanan kemanusiaan lainnya.
Masyarakat dapat langsung menghubungi kantor MADAS Sedarah di tingkat kecamatan atau pengurus wilayah setempat untuk mengakses fasilitas vital ini.
Program 14 ambulans gratis ini segera menuai apresiasi luas. Para sesepuh dan pendiri MADAS Sedarah menyebut langkah ini sebagai "lompatan besar" yang mengubah persepsi ormas, dari sekadar simbol persaudaraan menjadi sebuah entitas yang hadir dengan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh publik.
Pelantikan DPD Jawa Timur dan Surabaya, bersamaan dengan peluncuran program kemanusiaan masif ini, menunjukkan bahwa MADAS Sedarah kini bertransformasi menjadi organisasi masyarakat yang semakin kuat, peduli, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Komitmen sosial ini diharapkan terus berlanjut, membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur dan bangsa Indonesia.(*)
