
𝐆𝐑𝐄𝐒𝐈𝐊 (𝐊𝐀𝐒𝐓𝐕) - Salah satu wilayah binaan Koramil 0817/06 Manyar yang di dalamnya terdapat usaha pengepulan bahan sisa pempers yakni terletak di Desa Peganden. Bahan sisa pempers bayi maupun lansia yang umumnya menjadi sampah dan mengotori lingkungan, kini di tangan Pak Selamet dkk dapat disulap menjadi bahan serat ataupun plastik yang nantinya dapat dijual ke Bank Sampah untuk didaur ulang dan proses lebih lanjut.
Oleh karena terobosan baru yang sangat bermanfaat, ramah lingkungan dan bernilai jual, Babinsa Serda Kasan meninjau dan mendampingi secara langsung proses pemilahan dan pengolahan bahan sisa pempers menjadi bahan serat atau plastik yang berada di Rumah Olahan Pempers Pak Selamat, Desa Peganden, Kec. Manyar, Kab. Gresik. Rabu (17/05/2023).
Dalam pendampingannya tersebut, Serda Kasan berpesan pada Pak Selamet dan para pekerja supaya memaksimalkan proses pembersihan sisa pempers yang diambil dari para pengepul kecil. Dalam hal ini, kotoran maupun air kencing bayi benar-benar dilakukan pencucian secara bersih dan mendetail.
"Setelah dilakukan pencucian, kemudian dilanjutkan pemilahan dan pemisahan bahan yang mengandung serat maupun plastik," terangnya dengan antusias.
Pak Selamet selaku pemilik dan sekaligus pembina usaha pengepulan bahan sisa pempers mengatakan bahwa usahanya ini telah ia jalani dengan telaten dan mengacu pada arahan dari Bank Sampah yakni tempat tujuan penjualan.
"Setelah proses pemilahan menjadi bahan serat dan bahan plastik, kita distribusikan ke Bank Sampah. Kita hanya menyiapkan bahan yang terbaik selanjutnya kita limpahkan ke mereka," tuturnya.
Harapan kedepan, dengan pendampingan Pak Babinsa yang selalu mensupport dan memotivasi usaha pengepulan bahan sisa pempers ini dapat mempertahankan dan meningkatkan hasil usaha. Demi kebersihan lingkungan juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga sekitar. (Pen0817).
@𝗘𝗱𝗶𝘁𝗼𝗿