![]() |
| Efek gempa Turki (Foto NDN Weather) |
LN (KASTV) - Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 melanda Turki dan
Suriah pada Senin pagi, 6 Februari 2023 menewaskan lebih dari 3.823 orang, up
date pada Selasa (7/2/2023) dan 2.828 lebih bangunan runtuh, seperti dikutip AFP. Di Turki, jumlah korban tewas menjadi
2.379 orang. Suriah setidaknya 1.444 orang tewas. Getaran gempa Turki juga
terasa hingga pulau Siprus dan Mesir.
Presiden Turki Tayyip
Erdogan menuturkan, sekitar 912 orang tewas dan 5.000 orang terluka akibat
gempa. Ia menuturkan, itu adalah bencana terbesar di Turki sejak 1939.
Sementara Kantor Berita Suriah SANA melaporkan sekitar 326 orang tewas dan
lebih dari 1.000 orang terluka dan ini juga korban yangtinggal di daerah yang
dikuasai pemerintah.
Kepala Pusat Gempa Nasional Suriah, Raed Ahmed mengatakan gempa
bumi ini terbesar yang tercatat dalam sejarah. Gempa tersebut
menyapu seluruh bagian kota-kota besar yang dipenuhi jutaan orang yang
melarikan diri dari perang saudara di Suriah dan konflik lainnya.
Penyelamatan gempa terhambat karena badai salju musim dingin
yang menutupi jalan-jalan utama dengan es dan salju yang ditunjukkan orang- orang
yang terkejut berada di atas salju dengan piyama mereka, menyaksikan penyelamat
menggali puing-puing rumah yang rusak.
Dari data the US Geological Survey, gempa terjadi pada pukul
04.17 waktu setempat pada kedalaman sekitar 17,9 KM di dekat kota Gaziantep,
Turki yang dihuni sekitar 2 juta orang. Pusat layanan darurat AFAD Turki
menyebutkan gempa pertama bermagnitudo 7,4 menambahkan, gempa tersebut diikuti
lebih dari 40 gempa susulan.
