Vidio Terbaru

Live Streaming

BREAKING NEWS
Selamat Datang di Kasuari TV Indonesia - Menyajikan Informasi Terkini Dari Wilayah Papua, Lampung, Sultra, dan Seluruh Nusantara - Jangan Lupa Subscribe Channel YouTube Kami untuk Update Berita Terbaru!

Dugaan Pemaksaan Belanjakan Uang BPNT di E-Warung, Polisi Akan Ambil Sikap Tegas


Lampung (KASTV) - Pihak kepolisian Sektor Tanjung Bintang Polres Lampung Selatan akan ambil sikap tegas terkait dugaan pemaksaan kepada penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) agar membelanjakan uangnya ke E-Warong Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Martono menyayangkan adanya dugaan penekanan pihak Pemerintah Desa Sabah Balau kepada para penerima bantuan tersebut,  Padahal dalam aturan terbaru tidak menyebutkan warga harus belanja sembako di tempat tertentu.

"Sesuai aturan saya imbau janganlah ada pemaksaan kepada Penerina BPNT, Kalau nanti ada yang melakukan pemaksaan dan ada yang melapor kami akan tindak sesuai aturan yang berlaku", ucapnya kepada Awak Media pada Minggu, (27/11/2022).
 
Dirinya juga akan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Sabah Balau untuk melihat situasi yang sebenarnya.

"Ya nanti saya perintahkan Bhabinkamtibmas untuk kros cek", Tangkasnya.

Kapolsek Sabah Balau juga menghimbau  oknum wartawan atau Lembaga Swadaya Masyarakat untuk tidak bermain sebagai penyuplai BPNT, Kalau ada yang laporan pasti kami panggil, Tuturnya.

Dari pemantauan Awak media di Balai Desa Sabah Balau pada hari minggu 27 November 2022, warga yang sudah menerima uang dari PT Pos Indonesia diarahkan menemui para pendamping PKH, Terlihat Kaur Kesra Desa Sabah Balau (Tami) sedang mengarahkan para KPM untuk membeli sembako.

"Sembako ya sembako," ujar Timi.

Warga Dusun 3 Ebit Susino mengatakan dirinya tidak mau diintervensi dan lebih memilih mengambil uangnya dan tidak menyetorkan untuk ditukar sembako. Pasalnya sembako yang diberikan tidak sesuai. 

"Yang kemarin itu isinya tidak sesuai termasuk timbangannya, telur yang seharusnya 2 kg itu kurang. Jadi mending kami belikan saja di warung bisa milih kebutuhan pokoknya sesuai intruksi Mensos ibu Risma",  tuturnya kepada Awak media pada  Minggu, 27 November 2022.

Keluhan juga diutarakan seorang warga Dusun 2 Ibu Munawaroh, bahwa dirinya dipaksa untuk menyetorkan uang untuk diganti sembako. 

"Uang BPNT saya dipotong dua ratus ribu nanti kalo gak mau ketuanya marah, Sembako keluarnya besok", jelasnya.

Kades Sabah Balau Pujianto mengatakan tidak tahu menahu soal penekanan kepada para KPM.

"Saya tidak tahu, saya hanya menyiapkan tempat, saya juga berpesan kepada penerima bantuan agar bantuannya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membeli sembako, telur dan kebutuhan pokok lainnya. Jangan untuk beli rokok atau bayar utang, apalagi digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat",
Tangkasnya.

Berkaitan dengan adanya dugaan penekanan atau bahkan pemotongan uang BPNT oleh oknum pendamping atau siapapun maka masyarakat khususnya penerima BPNT harus berani untuk melaporkan keluhannya kepada pihak berwajib untuk ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku.
(Reporter : Zys/Dfn)
Lebih baru Lebih lama

World News

نموذج الاتصال

//") //]]>