-->

KDM Lindungi Koruptor di Jawa Barat?



Opini oleh: Muslim Arbi - Pengamat Politik 

 Catatan di Stasiun Ngrombo - Grobogan - Jawa Tengah

Tiga puluh satu Agustus. Saya ke Bandung. Bertemu dengan beberapa advokat dan aktivis di Bandung. 


Mereka mengeluh tentang kasus di Kabupaten Bandung. Kasus Bupati Kabupaten Bandung - Dadang Supriyatna sudah begitu telanjang di mata publik. Tetapi aparat hukum belum juga menetapkan nya tersangka, menahan dan mengadilinya.


Sejumlah vendor yang di rugikan oleh Bupati Dadang Supriyatna (DS) sudah jelas dan terang benderang. Dari keterangan Deded dan DR Faisal - dua vendor yang dana nya di setor ke BUMD Kabupaten Bandung mencapai puluhan miliar. Total keseluruhan kerugian mencapai ratusan miliar.


Dana tersebut di curigai di gunakan Dadang untuk memenangkan nya sebagai Bupati.


Kasus nya kini sedang di tangani di Kejari Kabupaten Bandung. 


Beberapa waktu lalu. Dr Faisal pernah menemui Gubernur Jawa Barat - Dedi Mulyadi di Indramayu. Dia sudah menyampaikan kasus DS ini secara jelas dan gamblang. Dedy Mulyadi - KDM- berjanji untuk membantu menyelesaikan. 


Bahkan belakang dalam di media Sosial Dr Faisal itu mengancam akan mengembok Kantor Kabupaten Bandung - Bila Bupati DS yang jelas dianggap korup dalam kasus BDS - Bandung Daya Sentosa  itu tidak kunjung tuntas.


Meski demikian,  hingga kini KDM seolah cuek dan acuh terhadap kasus KDM yang sangat meresahkan di Kabupaten Bandung itu.


Rumor berkembang antara DS dan KDM ini pernah sama2 di Golkar. Dedy Mulyadi pernah jadi Ketua Golkar DPD 1 Jawa Barat. Sekarang pindang ke Gerindra. Demikian juga DS sebelum ke PKB dahulu nya adalah Kader Golkar. Akibat itu antara KDM-DS masih terjalin pertemanan. Rumor lain - adalah jika Dedy Mulyadi menjabat 2 periode Gubernur Jawa Barat. Maka DS dapat menjadi wakil nya.


Dugaan lain. Publik Kabupaten Bandung menduga KDM di beri "hibah" oleh DS? Karena DS ini doyan berikan hibah baik ke KPUD maupun ke Polda Jabar senilai 19 Miliar? 


Apakah tiga hal yang di urai terakhir itu menyandera KDM sehingga seolah melindungi DS? 


Kalau begitu apa yang di banggakan oleh publik atas prilaku KDM semacam itu yang belakang rating survei nya malah di sebut melampaui Prabowo? 


Dari kasus DS ini saja KDM tidak berani bersikap tegas soal kasus Korupsi di Jawa Barat. Lalu KDM mengejar rating survei itu untuk apa?


Ngrombo-Jawa Tengah: 1 September 2026

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

  • Menyiapkan slide berita kasuaritv.com...

نموذج الاتصال