Warga Pekon Umbar Bangun Jembatan Secara Swadaya, Pemerintah Dinilai Abai Bertahun-tahun

Warga Pekon Umbar Bangun Jembatan Secara Swadaya, Pemerintah Dinilai Abai Bertahun-tahun



Tanggamus, KASTV — Warga Pedukuhan Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, terpaksa membangun jembatan penghubung dengan biaya sendiri setelah bertahun-tahun tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat, meskipun fasilitas tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Pekon Umbar dengan Desa Margo Mulya dan Desa Lengkukai.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian, warga harus merogoh kocek pribadi demi membangun infrastruktur yang sejatinya menjadi tanggung jawab pemerintah. Hal ini memunculkan kekecewaan dan kritik keras terhadap aparatur pekon, kecamatan, hingga pemerintah Kabupaten Tanggamus yang dinilai tidak peka terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Sudah lama kami berharap ada pembangunan jembatan yang layak, tetapi tidak pernah ada tindak lanjut. Akhirnya kami bangun sendiri, daripada terus menunggu janji,” keluh salah satu warga yang ikut dalam gotong royong. Saptu (29/11/2025).

Warga menilai sikap pemerintah sebagai bentuk pengabaian terhadap pelayanan publik, terutama karena jembatan tersebut merupakan akses utama bagi anak sekolah, petani, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika pembangunan infrastruktur justru harus ditanggung oleh rakyat sendiri, banyak warga mempertanyakan fungsi dan keberpihakan pemerintah daerah.

Sejumlah tokoh masyarakat meminta pemerintah segera turun tangan, melakukan peninjauan, dan memberikan dukungan nyata. Mereka menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut keamanan dan keselamatan warga yang melintas setiap hari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah setempat maupun Pemerintah Kabupaten Tanggamus terkait kondisi tersebut.           (Red)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال