Aceh Singkil, KASTV — Kamis, 15 Oktober 2026
Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) mempertanyakan transparansi penggunaan dan realisasi anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil. Melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMPAS, Rahman Syafii, S.H., organisasi tersebut meminta pihak terkait membuka informasi mengenai perencanaan, pelaksanaan kegiatan, realisasi keuangan, hingga manfaat anggaran bagi masyarakat.
AMPAS menilai keterbukaan pengelolaan anggaran kesehatan penting dilakukan karena dana BOK berkaitan dengan pelaksanaan berbagai program kesehatan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan sesuai siklus hidup, surveilans penyakit, kesehatan lingkungan, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga kegiatan upaya kesehatan masyarakat (UKM).
Menurut AMPAS, informasi mengenai besarnya anggaran saja belum cukup. Masyarakat juga perlu memperoleh penjelasan mengenai kegiatan yang benar-benar dilaksanakan, besaran dana yang telah direalisasikan, serta capaian program di lapangan.
Rahman Syafii menegaskan, pertanyaan yang disampaikan AMPAS merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dan bukan tuduhan bahwa pihak tertentu telah melakukan penyimpangan.
“Pengelolaan anggaran publik harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat berhak mengetahui apakah program yang direncanakan benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi penerima layanan kesehatan,” demikian sikap AMPAS.
Lima Pos Anggaran Menjadi Perhatian
Berdasarkan rincian anggaran yang disampaikan kepada media, AMPAS menyoroti lima kelompok kegiatan di Puskesmas Singkil Utara yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
1. Peningkatan Layanan Kesehatan Sesuai Siklus Hidup
Pada pos ini, AMPAS meminta penjelasan mengenai bentuk pelayanan yang dilaksanakan, kelompok sasaran penerima manfaat, target kegiatan, serta realisasi anggaran yang telah digunakan.
2. Surveilans, Respons Penyakit, dan Kesehatan Lingkungan
AMPAS meminta informasi mengenai kegiatan pemantauan penyakit, respons terhadap potensi kejadian penyakit, serta program kesehatan lingkungan yang telah dilaksanakan. Penjelasan tersebut diharapkan disertai data capaian dan dokumen pendukung.
3. Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal
Pos pemberian makanan tambahan atau PMT menjadi salah satu perhatian AMPAS. Organisasi tersebut meminta penjelasan mengenai sasaran penerima, jenis dan jumlah makanan tambahan, mekanisme pengadaan, proses distribusi, serta laporan pertanggungjawaban kegiatan.
AMPAS juga menilai pentingnya keterbukaan mengenai kesesuaian pelaksanaan program dengan sasaran yang telah ditetapkan, sehingga manfaat anggaran untuk mendukung perbaikan gizi dapat diketahui masyarakat.
4. Manajemen Puskesmas
AMPAS meminta pihak puskesmas menjelaskan komponen pembiayaan dalam pos manajemen, jenis kegiatan yang dilaksanakan, serta hasil yang diperoleh dari penggunaan anggaran tersebut.
5. Insentif Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
Pada pos insentif UKM, AMPAS meminta penjelasan mengenai dasar pemberian insentif, kriteria penerima, mekanisme pembayaran, serta dokumen pendukung yang menunjukkan kesesuaian penyaluran dengan ketentuan yang berlaku.
AMPAS menegaskan bahwa rincian tersebut perlu diklarifikasi melalui dokumen resmi agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai perencanaan dan realisasi anggaran.
AMPAS Minta Pagu dan Realisasi Dibuka Secara Jelas
AMPAS menilai perlu adanya pemisahan informasi antara pagu anggaran, realisasi keuangan, pelaksanaan fisik kegiatan, dan capaian program.
Keempat hal tersebut tidak dapat disamakan. Anggaran yang tercantum dalam dokumen perencanaan belum dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh dana telah dibelanjakan atau seluruh kegiatan telah terlaksana.
Karena itu, AMPAS meminta agar setiap informasi mengenai realisasi disertai dokumen pendukung yang dapat diperiksa dan diverifikasi. Apabila terdapat kegiatan yang belum terlaksana atau target yang belum tercapai, penjelasan mengenai kendala dan tindak lanjutnya juga perlu disampaikan.
“Transparansi bukan hanya menyampaikan angka anggaran. Yang perlu dijelaskan adalah kegiatan apa yang dilaksanakan, siapa penerima manfaatnya, bagaimana anggaran digunakan, dan apa hasil yang diperoleh masyarakat,” menjadi penekanan AMPAS dalam mendorong keterbukaan pengelolaan dana BOK.
Minta Penjelasan Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan
Atas persoalan tersebut, AMPAS meminta Kepala Puskesmas Singkil Utara memberikan penjelasan resmi mengenai:
- Dokumen perencanaan dan rincian kegiatan yang dibiayai dana BOK.
- Pagu dan realisasi keuangan masing-masing pos anggaran.
- Laporan pelaksanaan kegiatan beserta dokumen pertanggungjawaban belanja.
- Data sasaran dan penerima manfaat program PMT serta mekanisme distribusinya.
- Dasar pemberian, kriteria penerima, dan bukti pembayaran insentif UKM.
- Target program, capaian kegiatan, serta kendala dalam pelaksanaannya.
AMPAS juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan sesuai kewenangannya. Jika ditemukan ketidaksesuaian dalam administrasi maupun pelaksanaan program, AMPAS mendorong pemeriksaan secara objektif berdasarkan dokumen dan fakta lapangan.
Apabila pemeriksaan menemukan bukti awal yang mengarah pada dugaan penyimpangan atau kerugian keuangan negara, AMPAS mendorong agar persoalan tersebut ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku oleh instansi berwenang.
Anggaran Kesehatan Harus Memberikan Manfaat Nyata
AMPAS menegaskan bahwa dana kesehatan merupakan bagian dari keuangan publik yang penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Oleh karena itu, keterbukaan informasi mengenai penggunaan anggaran perlu menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Rahman Syafii menyatakan AMPAS akan terus mendorong pengawasan publik secara kritis dan konstruktif agar pengelolaan anggaran kesehatan berjalan transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
AMPAS berharap pihak Puskesmas Singkil Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil memberikan penjelasan resmi agar informasi mengenai anggaran, realisasi kegiatan, dan manfaat program dapat diketahui secara jelas oleh publik.
Catatan redaksi: Rincian nominal anggaran dan tanggapan resmi pihak Puskesmas Singkil Utara maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil perlu dikonfirmasi sebelum berita diterbitkan. (PT)